Angkoters, Jangan Lakukan Tiga Hal ini Dalam Angkot!



Hello Angkoters, kali ini tulisan spesial untuk kamu yang penggila pengguna angkot. I love you!

Lah, katanya mau nulis tentang kehidupan? Iya, menjadi salah satu Angkoters adalah bagian dari kehidupan saya. Kenapa memilih menggunakan angkot?

Ya, biar jalanan Kota Bandung ini gak macet-macet banget. (Sumpah, ini alibi banget). Apapun alasannya, terima kasih mang angkot, diantara maraknya aplikasi angkutan online, kau tetap mengemudi!

Tapi, mang angkot naik kendaraan angkutan umum mu, membuat saya senang dan terkadang sebal, terhadap tingkat-tingkah oknum penumpang mu.

Angkoters, saat dalam angkot kita menjadi satu, untuk beberapa saat. Saling memberikan kenyamanan di dalam angkot itu. Oleh karena itu, please jangan lakukan tiga hal ini di dalam angkot. Apa sajakah itu?


1. Shame On You, Smoker!

“Begitu sakaunya kah Anda, wahai perokok, hingga di dalam angkot juga harus merokok? “



Foto: VOA Indonesia | Mari kita sehat tanpa merokok!

Angkoters, pernah menemukan orang yang menjengkelkan seperti ini? Atau jangan-jangan kamu pernah melakukan hal ini? #ShameOnYouReally! Kebayang gak sih, kamu harus berperang dengan asam rokok di ruang yang kecil dan sumpek. Alhasil mual, dan bau. Mau merokok dekat jendela, pintu keluar, tolong dengan sangat jangan merokok di dalam angkot, cukup lah Tuan atau Nona saja (baca: perokok aktif) yang terkena dampak buruk dari merokok itu, jangan biarkan kami menjadi perokok pasif.

2. So Romantic You Are


Foto: Pinterest | Bermesraanlah sesuai usia, tempat, dan waktu

Yang kedua ini, membuat lucu, geli, dan risih. Memang, kalau lagi pacaran serasa dunia milik berdua. Singkat cerita, di Jalan Pasteur, orang Bandung udah tau kali ya, kalau jalan ini sore hari macet banget. Di angkot biru itu, masuklah dua sejoli, angkot lagi penuh banget nih. Duduklah mereka berdua, berdempetan. Sang perempuan, menunjukan perhatiannya pada sang pria. Dilihat dari wajahnya, mereka berdua memang kelelahan, dan membawa tas yang berukuran besar. Sang perempuan, mengubah posisi duduknya, agar serong ke kiri mendekati sang kekasih. Dan terjadilah percakapan, yang mendominasi Angkoters di angkot itu. Hingga percakapan mereka bisa terdengar jelas, juga setiap gerakan tubuh mereka, mau tidak mau menjadi perhatian.

Kenapa Angkoters, saat dengan pacar tidak boleh terlalu menunjukan ‘romantisme’ dalam angkot? Karena hal ini nih,

a. Bayangkan, jika dalam angkot itu, ada si jomblo menahun. Kasian dong dia ngiler dan kepikiran lagi, “Kapan ku punya pacar Tuhan?” dan untuk pacaran yang LDR, dia langsung telepon pacarnya, biar langsung dateng nemuin si doi, karena tiba-tiba kangen berat.

b. Yang paling berat ini nih, orang tua atau calon orang tua yang ada di dalam angkot. Dia langsung berdoa, semoga anaknya gak melakukan ‘romantisme’ di dalam angkot.

3. Menyilangkan Kaki

Foto: Liputan6 | Menyilangkan kaki saat duduk menyebakan peningkatan darah


Kebanyakan Angkoters perempuan yang sering melakukan hal ini. Tanpa disadari, sebagian perempuan saat duduk suka menyilangkan kaki. Tapi, saat di angkot sedang berdempetan, apakah harus Angkoters menyilangkan kaki?

Faktanya menurut kesehatan, seperti dilansir dari Kompas.com, menyilangkan kaki saat duduk harus dihentikan lho, karena menyilangkan kaki saat duduk menyebabkan peningkatan tekanan darah secara temporer, apalagi kalau angkoters punya keturunan varises. Mesti diwaspadai tuh! 

Dilihat dari karakternya, orang yang suka menyilangkan kakinya ini, tidak peduli dengan orang sekitarnya. Biasanya orang seperti ini, lebih senang bergaul dengan yang memiliki karakter serupa. Positifnya, orang yang seperti ini adalah orang yang simple dan pemikiran terbuka.

“Usil banget bikin tulisan kaya begini, suka-suka dong!”

Iya Nona, Tuan, maafkan ya, tapi angkutan umum alias angkot itu satu untuk semua. Kaya tagline stasiun tv swasta ya!

Mari kita membuat kenyamanan sesama Angkoters. Jadi, kalau kamu pengguna angkot, dan memiliki ciri-ciri di atas, bisakah kami meminta untuk berhenti sesaat, saat berada di dalam angkot? 

Atau kamu punya hal lain yang sebaiknya jangan dilakukan angkoters di dalam angkot? Yuk sharing!

“Writing is never about knowing-it is about sharing and caring.” — Rene Suhardono (Your Journey To Be The Ultimate U2)


Catatan: artikel ini telah dipublikasikan pada akun medium penulis

NewerStories OlderStories Beranda

3 komentar:

  1. 1 lagi sih hal yang jangan dilakukan didalam angkot tuh, kalo bawa tas gendong jangan disimpen di tempat duduk penumpang , bagusnya sih di pangkon

    BalasHapus
    Balasan
    1. hAhaha setuju, setuju. Berasa itu tas kalo disimpen di tempat duduk mau dibayar juga ya hehe. Tapi saya juga pernah gitu sih hihiihi

      Hapus
  2. Wah saya pernah tuh hampir berantem sama perokok di metromini jakarta. Untung aja hampir semua penumpang lain mendukung saya.. Jadi dia turun deh malu. Hahaha.. Jangan takut negur di depan umum juga kalo emang buat kepentingan bersama. Selamat ngangkot! -si Betina

    BalasHapus

Hayo, jangan cuma ngintip dan baca doang ya! Mari berkomentar, biar ada masukkan juga buat penulis.

Terima kasih sudah berkunjung ya :)